[this blog is not mine]

…a place to remember the face of you, the face of silent

The Pursuit of happYness April 15, 2008

Beberapa hari yang lalu, saat menemani ayah ibu makan pagi. Tiba tiba saja dikejutkan oleh sebuah pertanyaan yang meluncur begitu saja dari mulut ayah.

“..jadi, sekarang cita cita kamu apa?”

“he?!!”

Bingung. Kaget. Sedikit tersedak. kemudian minum. Masih terheran heran. Tanpa menjawab, malahan balik bertanya.

“kenapa? tiba tiba bertanya seperti itu? Um…apa yah?”

Berpikir lama. Terdiam sambil terus menikmati tempe goreng dengan sambel kecap. Haruskah menjawab pertanyaan itu? Bukannya tidak ada jawabnya. Ada. Namun haruskah? Aku tidak mau jawaban itu akan membebaninya nanti.

Namun, berselang hari berganti. Walo pun mungkin yang bertanya telah lupa, tapi diri ini masih belum lupa dan belum juga memberi jawaban. Dan belum juga jawaban yang ada terlontarkan dengan keras. Ajaib. Jawaban itu, hari ini, telah berubah. Hei! cita cita boleh berubah bukan?

Hari ini, keinginan itu sudah berubah menjadi lebih sederhana. Cita cita itu sesederhana, “aku ingin bahagia” itu.

Bukan berarti tidak bahagia, namun ternyata bahagia di hati ini, akan membuat orang lain juga merasa bahagia, orang lain bisa bahagia. hepilieperapter…katanyah…

iyah, saya harus bahagia!! Mari mari kita tebarkan virus virus bahagiaaaa😀

Semangat!! ^^

Finding H:

♥ The 2008 Resolutions

♥ but how?

♥ teori bahagia satu

♥ is it happier without love?

♥ in life be simply happy

♥ The 2009 Resolutions

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s