[this blog is not mine]

…a place to remember the face of you, the face of silent

the proposal… August 20, 2008

Filed under: giestha days,life — giestha @ 6:40 am

beberapa waktu yang lalu, tiga minggu yang lalu mungkin, keluarga besar ayah mengadakan sebuah pesta kecil-kecilan. Ya cukuplah hanya keluarga itu itu saja, dan makanan yang ala kadarnya. Bukan, bukan karena ‘si kecil’ sepupu saya yang sedang dilamar namun yaa memang ingin sederhana katanya. Yup, salah satu sepupu hari itu menjawab ‘iya’ terhadap lamaran seorang pemuda. Pesta yang hikmat, makanan yang nikmat, walaupun sedikit diselingi rasa haru karena kakek tersayang sudah tidak ada lagi diantara kami untuk ikut meramaikan acara lamaran cucu tersayangnya.

kalau mau diurut urut, sepupu saya ini dari jajaran saudara sepupu perempuan, dia berada dalam urutan ke tiga, setelah saya, adik saya, lalu ya si kecil ini. Yaa tapi datang tidaknya jodoh kan tidak kenal usia. saya dan adik saya yang masih sendiri pun tidak keberatan si kecil mendahului…

‘silahkan, melangkahlah terlebih dahulu..kami kan ikut mendoakan’

selang beberapa waktu kemudian,

adik saya, suatu waktu, beringsut ingsut bilang ‘gies keluarga dia akan datang kemari utk melamarku, gmana ini?’ tidak terkejut, karena hal itu sudah mereka rencanakan sejak lama, dan si lelaki sudah dengan hormatnya meminta ijin untuk mendahuluiku, kakaknya.

“ya sudah bilang saja ke ayah, baik baik, kalau mereka mau datang, gies ikut mendukung kamu sist”

dan kemarin,

entah mengapa, mungkin memang harus berhitung dengan berbalik, tiba tiba bunda berkata. “gies ada yang melamar kamu” tidak terkejut? ah tentu..terkejut! sambil terus menatap bunda bertutur dari A sampai Z tentang dia, dan kemudian diakhiri dengan tanya “gmana gies?” jawabku cukup singkat,

“kalau bunda dan ayah menyukai dia..yaa kenapa tidak?”

[hidup begitu sarat dengan kejutan, karena sumtimes apa yang kita anggap terbaik, belum tentu yang terbaik, dan yang ( kita anggap) tidak terbaik untukmu bisa saja adalah yang terbaik untukmu, kita hanya bisa menjalaninya saja dengan ikhlas… happiness is a journey not a destination, rite? ]

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s