Setelah hape nokia N80 kmarin mati suri ~ layar yang memutih, membisu, seolah ingin memberi tahu yang punya kalau dia sudah lelah menjadi ‘midori’ ku dan lelah harus gonta ganti simcard stiap saat [well kalo itu siy salahkan saja provider yg tiap hari suka gonta ganti tarip~ jadi harus mencari hape pengganti.
sebenarnya, N80 sudah memenuhi semua persyaratan untuk menjadi hape seorang giestha. Sudah 3G, dual kamera di depan n di blakang, ada blutut, suara yg ciamik, wifi, symbian, dan memory nya upgrade-able sampai dua giga, kan lumayan...cuma saja, nothing is perfect in this world.
iyah, walo pun begitu, gendutnya dan tidak qwerty nya keypad N80 adalah kekurangannya. Tapi tentu masih bisa ditoleransi
Namun, tatkala ada satu kerusakan [mati suri tadi ] dan tiba tiba muncul satu lagi model yang begitu sempurnanya, tak tahan deh untuk ikut memiliki

uugh its so beautiful isnt it?
satu model ini memiliki semua yang ada di N80, kecuali kekurangan yang dimiliki oleh N80, yup! tipis dan qwerty! Dan brwarna putih..uuggh i love white gadgets! Hehe iyah namanya Nokia E71…so gies tunggu apa lagi?!
[ugh ugh...E71 white, come come to mama
]








