Sebentar lagi, dalam waktu dekat ini, saya akan menjadi seorang dokter. Dokter dalam artian sebenarnya. Punya pasien sendiri, punya tempat praktek sendiri, dan yang pasti penghasilan dari profesi ini. Humm..masih blum terbiasa di telinga ini, dokter…
Jadi ingat sepenggal kejadian dulu swaktu saya masih kecil, saya masih sekolah di taman kanak kanak. Masih ingusan, imut, lucu, lugu dan polos…
Saat itu, lupa kenapa, namun ibu guru yang cantik itu bertanya pada kami sekelas, ” Ayo siapa yang kalau sudah besar nanti mau jadi dokter acungkan jarinya?” dan saya, karena semua teman teman mengacungkan jarinya, pun, ikutan mengacungkan jari..eh, tetapi baru juga sampe pundak, jari ini tiba tiba sudah ada yang menahannya, teman sebangku saya, sambil bilang, “kamu nggak boleh jadi dokter, kata bu guru yang boleh Cuma anak yang cantik, ganteng, baik trus rajin” dan saya pun mengurungkan niatan mengacungkan jari ini sambil dalam hati, “oh begitu” dan rupanya Cuma saya satu satunya yang tidak mengacungkan jarinya.
Hehe lucu, waktu itu sepertinya saat ini tidak mungkin terjadi, tapi rupanya memang tidak ada yang tidak mungkin. Buktinya, saya jadi dokter dan teman saya itu, hehe, juga jadi dokter
Bedanya, dia niat jadi dokter sedari kuecil, sedangkan saya sedari kuliah, itu pun sempat pupus sebentar.
Ya ya ya, c’est la vie….eh, gies! Jadi dokter yang cantik, ganteng, rajin, baik ya!!








