beberapa waktu yang lalu, tiga minggu yang lalu mungkin, keluarga besar ayah mengadakan sebuah pesta kecil-kecilan. Ya cukuplah hanya keluarga itu itu saja, dan makanan yang ala kadarnya. Bukan, bukan karena ’si kecil’ sepupu saya yang sedang dilamar namun yaa memang ingin sederhana katanya. Yup, salah satu sepupu hari itu menjawab ‘iya’ terhadap lamaran seorang pemuda. Pesta yang hikmat, makanan yang nikmat, walaupun sedikit diselingi rasa haru karena kakek tersayang sudah tidak ada lagi diantara kami untuk ikut meramaikan acara lamaran cucu tersayangnya.
kalau mau diurut urut, sepupu saya ini dari jajaran saudara sepupu perempuan, dia berada dalam urutan ke tiga, setelah saya, adik saya, lalu ya si kecil ini. Yaa tapi datang tidaknya jodoh kan tidak kenal usia. saya dan adik saya yang masih sendiri pun tidak keberatan si kecil mendahului…
’silahkan, melangkahlah terlebih dahulu..kami kan ikut mendoakan’ (more…)













